Sewa Gudang, Jasa Logistics, Logistics Indonesia

Pahami Proses Inbound dalam Gudang

20140715_143146

Dalam dunia pergudangan kita mengenal istilah inbound dan outbound. Inbound merupakan proses memasukan barang ke dalam gudang, sebaliknya outbound merupakan proses mengeluarkan barang dalam dari gudang. Kedua aktivitas ini merupakan aktivitas yang pasti dilakukan di setiap gudang.

Pada dasarnya proses ini tidaklah rumit, namun ada beberapa checklist yang harus dilakukan agar proses ini tidak menyulitkan penyewa gudang maupun perusahaan yang menyewanya. Berikut hal-hal apa saja yang harus diperhatikan untuk melakukan proses inbound di dalam gudang:

1. Kenali jenis barang

Penting bagi operator maupun untuk mengetahui barang jenis apa yang ingin dimasukan ke dalam gudang. Apakah barang itu memiliki high value atau tidak. Pentingnya untuk mengetahui jenis barangnya adalah untuk mengetahui apakah barang tersebut cocok atau tidak untuk disimpan didalam gudang.

2. Waktu pengiriman

Ketahui juga kapan barang itu akan dikirimkan dan akan tiba didalam gudang. Mengetahui waktu pengiriman ini penting agar sebelum barang tiba, gudang sudah dikondisikan untuk melakukan inbound. Sehingga pada saat barang tersebut datang dengan truk maka tidak ada kendala untuk segera menurunkan barang dan melakukan proses inbound dengan baik.

3. Lokasi penyimpanan

Pergudangan biasanya memiliki dua jenis gudang yang disewakan, yaitu dedicated dan sharing. Gudang dedicated ini adalah satu gudang yang khusus untuk menyimpan barang dari klien itu saja. Sementara gudang sharing adalah satu gudang yang bisa menampung barang dari beberapa klien. Maka dari itu, sebelum proses inbound barang, penting untuk mengetahui gudang seperti apa yang disewa oleh klien, apakah dedicated atau sharing.

4. Tujuan barang itu disimpan

Ada berbagai macam untuk menyewa gudang. Ada yang karena memang tidak mempunyai tempat untuk menyimpan barang, tidak mempunyai sistem untuk melacak inventory mereka hingga menggunakan gudang sebagai tempat untuk cross docking.  Penting untuk mengetahui hal ini adalah untuk mempermudah alur pergerakan barang. Misalnya saja barang dari gudang akan langsung dikirim lagi kepada customer, maka penyusunan barang dalam gudang akan menggunakan metode fi-fo atau first in, first out. Dengan begitu operator gudang tidak akan kesulitan untuk mengatur pergerakan barang, dan proses itu akan terjadi lebih cepat.

5. Proses Inbound

Pertama, klien harus memberikan informasi yang mencakup keempat hal diatas melalui purchasing order, serta packing list. Setelah packing list diterima oleh admin atau operator gudang, selanjutnya packing list tersebut akan diinput ke dalam system yang dimiliki oleh gudang tersebut. Sebelumnya, packing list tersebut harus diperiksa dengan baik, apakah sudah mencakup keempat pertanyaan diatas atau belum.

Selanjutnya, barang-barang tersebut akan dimasukan kedalam gudang oleh para packer dan didata kembali. Hal ini bertujuan untuk mencocokan kembali kondisi barang yang ada di packing list dengan yang ada didalam gudang agar tidak ada kesalahpahaman.

Kelengkapan dokumen serta ketelitian pada saat mendata  barang yang masuk dalam gudang merupakan faktor utama dari proses inbound. Selain itu, informasi yang lengkap mengenai barang yang akan disimpan juga merupakan hal penting. Jangan sampai barang yang disimpan tidak sesuai dengan kondisi gudang yang disewa.

Butuh solusi terhadap masalah logistik atau informasi lebih lengkap? Silahkan kunjungi www.imslogistics.com

Baca juga: Manfaat Value Added Service dalam Menyewa Gudang

Write a Reply or Comment